Keadaan Sosial dan Politik
Dengan adanya perubahan dinamika politik
dan sistem politik di Indonesia yang lebih demokratis dapat memberikan pengaruh
kepada masyarakat. Masyarakat di Desa Andongrejo mayoritas beragama islam. Hal
ini dapat terlihat dari data tempat ibadah yang terdiri dari musholla 37 buah,
masjid 8 buah. Dalam hal kegiatan agama
Islam misalnya, suasananya sangat dipengaruhi oleh aspek budaya dan sosial
Jawa. Hal ini tergambar dari dipakainya kalender Jawa/Islam, masih adanya
budaya nyadran, slametan, tahlilan, mithoni, dan Iainnya, yang semuanya
merefleksikan sisi-sisi akulturasi budaya Islam dan Jawa.
Dengan
semakin terbukanya masyarakat terhadap arus informasi, hal-hal lama ini mulai
mendapat respon dan tafsir balik dari masyarakat. Hal ini menandai babak baru
dinamika sosial dan budaya, sekaligus tantangan baru bersama masyarakat Desa
Andongrejo Kecamatan Tempurejo. Dalam rangka merespon tradisi lama ini telah
mewabah dan menjamur kelembagaan sosial, politik, agama, dan budaya di desa
ini. Tentunya hal ini membutuhkan kearifan tersendiri, sebab walaupun secara
budaya berlembaga dan berorganisasi adalah baik tetapi secara sosiologis ia
akan beresiko menghadirkan kerawanan dan konflik sosial.
Komentar
Posting Komentar